Mengembangkan aplikasi perusahaan membutuhkan perencanaan yang matang. Banyak perusahaan langsung masuk ke tahap pembuatan aplikasi tanpa memeriksa kondisi sistem dan keamanan data yang sudah digunakan. Padahal, audit sistem dan keamanan data menjadi langkah penting sebelum perusahaan melakukan pengembangan aplikasi.
Audit membantu perusahaan memahami kondisi infrastruktur, aplikasi, database, alur kerja, serta sistem keamanan yang berjalan. Hasil audit dapat menjadi dasar untuk menentukan kebutuhan aplikasi dan mengurangi risiko masalah saat proses pengembangan.
Apa Itu Audit Sistem dan Keamanan Data?
Audit sistem adalah proses pemeriksaan terhadap sistem teknologi informasi yang digunakan perusahaan. Pemeriksaan dapat mencakup perangkat keras, perangkat lunak, jaringan, database, akses pengguna, hingga proses pengelolaan data.
Sementara itu, audit keamanan data berfokus pada bagaimana perusahaan melindungi data dari akses tidak sah, kehilangan, kebocoran, maupun kerusakan.
Keduanya dapat membantu perusahaan menemukan kelemahan sebelum kelemahan tersebut terbawa ke dalam aplikasi baru.
Mengapa Audit Perlu Dilakukan Sebelum Mengembangkan Aplikasi?
1. Mengetahui Kondisi Sistem yang Sudah Berjalan
Setiap perusahaan memiliki sistem dan infrastruktur yang berbeda. Ada perusahaan yang masih menggunakan aplikasi lama, database terpisah, atau proses manual.
Audit membantu mengidentifikasi sistem yang masih dapat digunakan dan bagian yang perlu diperbaiki. Dengan informasi tersebut, pengembangan aplikasi dapat dilakukan berdasarkan kondisi nyata perusahaan.
2. Mengidentifikasi Risiko Keamanan Data
Data perusahaan dapat mencakup informasi pelanggan, transaksi, dokumen internal, data karyawan, hingga informasi keuangan.
Tanpa pemeriksaan keamanan, aplikasi baru berpotensi membawa risiko dari sistem lama. Audit dapat membantu menemukan masalah seperti pengaturan akses yang kurang tepat, password yang lemah, database yang tidak terlindungi, atau sistem yang belum mendapatkan pembaruan keamanan.
3. Menentukan Kebutuhan Aplikasi dengan Lebih Tepat
Audit dapat membantu perusahaan memahami proses kerja yang sebenarnya. Tim pengembang kemudian dapat menentukan fitur yang benar-benar dibutuhkan.
Contohnya, perusahaan mungkin membutuhkan aplikasi untuk mengelola data pelanggan. Setelah audit dilakukan, ternyata data pelanggan tersebar di beberapa sistem. Kondisi tersebut perlu diperhitungkan sejak awal agar aplikasi baru dapat mengelola data secara terintegrasi.
4. Menghindari Biaya Pengembangan yang Tidak Perlu
Kesalahan dalam menentukan kebutuhan aplikasi dapat meningkatkan biaya pengembangan. Perubahan fitur, struktur database, atau integrasi sistem setelah aplikasi selesai dibuat dapat membutuhkan waktu dan biaya tambahan.
Audit membantu perusahaan menemukan kebutuhan teknis sejak tahap awal. Dengan begitu, perencanaan anggaran dan pengembangan aplikasi dapat dibuat dengan lebih terukur.
5. Memastikan Sistem Lama dan Aplikasi Baru Dapat Terintegrasi
Banyak perusahaan masih menggunakan beberapa aplikasi untuk menjalankan operasional. Misalnya aplikasi keuangan, CRM, inventory, absensi, dan sistem internal.
Sebelum membuat aplikasi baru, perusahaan perlu mengetahui bagaimana sistem tersebut menyimpan dan bertukar data. Audit membantu tim menentukan kebutuhan integrasi melalui API, database, atau metode lainnya.
6. Meningkatkan Pengelolaan Hak Akses
Tidak semua karyawan membutuhkan akses ke seluruh data perusahaan.
Audit dapat membantu perusahaan memeriksa siapa yang memiliki akses terhadap sistem dan data tertentu. Hasil pemeriksaan dapat digunakan untuk membuat sistem hak akses berdasarkan peran pengguna.
Contohnya, admin dapat mengelola data pengguna, sedangkan staf hanya dapat melihat dan mengubah data yang berkaitan dengan pekerjaannya.
7. Menentukan Strategi Backup dan Recovery
Kehilangan data dapat mengganggu operasional perusahaan. Karena itu, sistem backup perlu menjadi bagian dari perencanaan aplikasi.
Audit dapat memeriksa apakah perusahaan sudah memiliki backup, seberapa sering backup dilakukan, di mana backup disimpan, serta bagaimana proses pemulihan data jika terjadi masalah.
Hal yang Perlu Diperiksa Saat Audit
Sebelum mengembangkan aplikasi perusahaan, beberapa aspek berikut dapat diperiksa:
-
Infrastruktur server dan jaringan
-
Sistem operasi dan perangkat lunak
-
Struktur dan kondisi database
-
Hak akses pengguna
-
Keamanan password dan autentikasi
-
Backup dan pemulihan data
-
Keamanan jaringan
-
Integrasi antar sistem
-
Aplikasi yang sudah digunakan
-
Alur kerja dan proses bisnis
-
Log aktivitas pengguna
-
Potensi risiko kebocoran data
Hasil pemeriksaan tersebut dapat digunakan sebagai dasar untuk membuat rancangan aplikasi yang lebih sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Tahapan Audit Sebelum Pengembangan Aplikasi
Proses audit dapat dilakukan melalui beberapa tahap.
Pertama, tim mengumpulkan informasi mengenai sistem dan proses bisnis yang sedang berjalan.
Kedua, tim melakukan pemeriksaan terhadap infrastruktur, aplikasi, database, jaringan, dan sistem keamanan.
Ketiga, tim mengidentifikasi masalah serta risiko yang ditemukan.
Keempat, hasil audit dianalisis untuk menentukan kebutuhan perbaikan dan pengembangan.
Terakhir, perusahaan mendapatkan rekomendasi teknis yang dapat digunakan sebagai acuan dalam pengembangan aplikasi.
Dampak Jika Perusahaan Melewatkan Audit
Mengembangkan aplikasi tanpa audit dapat menimbulkan beberapa masalah. Aplikasi mungkin tidak sesuai dengan proses bisnis, sulit diintegrasikan dengan sistem lama, memiliki celah keamanan, atau membutuhkan perubahan besar setelah proses pengembangan berjalan.
Masalah tersebut dapat menyebabkan waktu pengerjaan lebih panjang dan biaya pengembangan meningkat.
Karena itu, audit sistem dan keamanan data sebaiknya menjadi bagian dari tahap perencanaan sebelum perusahaan membangun aplikasi baru.
Kesimpulan
Audit sistem dan keamanan data sebelum mengembangkan aplikasi perusahaan membantu perusahaan memahami kondisi teknologi yang sedang digunakan. Audit juga dapat membantu menemukan risiko keamanan, menentukan kebutuhan aplikasi, merencanakan integrasi, serta mengurangi potensi biaya akibat perubahan sistem di tengah proses pengembangan.
Jika perusahaan Anda berencana membangun aplikasi baru atau melakukan digitalisasi sistem, lakukan audit terlebih dahulu agar proses pengembangan memiliki dasar teknis dan kebutuhan bisnis yang jelas.
Butuh bantuan untuk melakukan audit sistem, meningkatkan keamanan data, atau mengembangkan aplikasi perusahaan?
Hubungi tim IT kami untuk mendapatkan analisis dan solusi yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.